Rabu, 04 Desember 2013

Selayang pandang Kota Jabon


 
SELAYANG PANDANG
KELOMPOK  TA’AWUN 
JARINGAN BERBASIS KOMUNITAS
( KOTA JABON )

Memasuki abad ke 21 bangsa Indonesia banyak dihadapkan pada berbagai gejolak – baik gejolak politik, ekonomi, maupun sosial – yang menjadikan bangsa ini mengalami erosi kebangsaan dan keterpurukan ekonomi yang amat berat. Sehingga saat ini bangsa Indonesia sangat membutuhkan sentuhan – sentuhan rasa kemanusiaan dan persatuan anak bangsanya sendiri. Dan kebutuhan akan sangat sulit dipenuhi seandainya kaum muslimin Indonesia yang mayoritas menempati wilayahnya meninggalkan prinsip – prinsip perekat stabilitas  sosial yang diajarkan Rasulullah Saw, yaitu ajaran mengenai persaudaraan ( ukhuwah ) dan kebersamaan.

Pengalaman buruk yang sangat memprihatinkan tersebut   di atas mendorong terbentuknya gagasan dari beberapa jema’ah pengajian keliling di Bandung untuk saling mendekat dan bergandengan tangan setulus hati serta menyatukan pikiran dan langkah kolektif yang sinergis (ta’awun ) guna memberikan jawaban konkrit atas tuntutan kebutuhan bangsa tersebut. Pernyatakan kolektif tersebut diberi nama Jema’ah Ta’awun atau Kelompok Ta’awun.

Sejak menyatakan diri adanya Jema’ah Ta’awun pada tanggal 9 Desember 1999, beberapa Tokoh dan ulama terkemuka di Jawa Barat, seperti :
Prof. DR.KH.Rusyad Nurdin( Peris )  ; KH. Hambali Ahmad ( Muhammadiyah ) ,   KH. Totoh Abdul Fatah ( Nahdatul Ulama ) ; Drs.KH.Miftah Faridl, Prof.DR.Drs.H.Tb.Hasanuddin,MSc.Ak . ; DR. Hidayat Salim,MSc.   berhidmat sepenuh hati untuk menggalang persatuan dan kesatuan bangsa serta menumbuhkan partisipasi kaum muslimin Indonesia dalam memecahkan masalah- masalah bangsa ini.

hati hati dengan bencana

Indonesia negara rawan bencana, setidaknya ada 13 jenis bencana yang siap mengepung negeri kepulauan ini. yaitu bencana geologi meliputi gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api; bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, kekeringan , kebakaran lahan dan hutan , puting beliung , dan gelombang pasang ; bencana biologi (epidemic , wabah penyakit ) dan bencana sosial ( konflik sosial , teror ).